FikryFatullah.com

Mengapa Copywriting Akan Menjadi Skill Pemasaran Yang Sangat Berperan di Masa Depan.

Leave a Comment

Mungkin kita masih sering menjumpai orang yang masih asing dengan istilah Copywriting. “OOh.. Copywriting.. Hak cipta kan??” adalah kalimat yang masih sering saya dengar (selain “Binatang apa itu??”) diantara kehidupan sosial saya.

Jadi? Apa itu Copywriting?? biarlah mbah Wiki yang menjelaskannya:


Copywriting
is the use of words and ideas to promote a person, business, opinion or idea.

Atau versi bahasa Indonesianya kira-kira seperti ini: Penggunaan kata-kata dan ide untuk mempromosikan seseorang, sebuah bisnis, pendapat/ opini, atau ide. Jadi Intinya adalah bagaimana mempengaruhi pola pikir seseorang sehingga mau bertindak sesuai kehendak kita dengan hanya menggunakan kata-kata.

Copywriting menurut saya adalah gabungan dari ilmu sastra, psikologi, sosial, marketing, sains, dan sedikit hipnotis. Meski di Indonesia kita jarang menjumpai seseorang yang mengaku berprofesi sebagai Copywriter, Anda dapat menjumpai penggunaan Copywriting hampir disemua hal yang Anda lihat (atau dengar) sehari-hari. Dan mungkin tanpa sadar Anda sendiri dalam satu titik di kehidupan Anda pernah menggunakannya.

Pengaplikasian Copywriting tidak melulu dalam iklan di media cetak seperti billboard, brosur, katalog. Media-media lain juga menggunakannya seperti: Script di TV sebelum berubah menjadi iklan, lirik untuk jingle di radio, dan tentu saja di internet dan social media.Copywriting

Sulit sekali mendapatkan perhatian orang lain dengan hanya menggunakan serangkaian kata-kata tertulis, ditambah lagi sekarang pilihan kita semakin banyak dengan waktu yang semakin sempit. Nah, Jika Anda memperlajari seni Copywriting maka Anda setidaknya mendapatkan dasar-dasar apa yang membuat sebuah tulisan itu menjadi magnet bagi pembacanya. Sisanya, seperti disiplin ilmu yang lain, copywriting dapat Anda latih agar menjadi mahir dan menyatu dengan tulisan Anda setiap hari.

“Banyak pilihan? Sedikit waktu? ya tulis artikel yang singkat, padat jelas, pake gambar, gampang toh??” Mungkin, Namun didunia copywriting, artikel sepanjang apapun, serumit apapun, dan dimedia apapun Anda menulisnya, tidak akan jadi masalah selama Anda bisa memaku mata pembaca ke tulisan Anda dan berhasil menjual apapun yang sedang Anda jual.

Pada dasarnya memang para pakar meng-kompilasi ilmu ini atas dasar untuk menarik pelanggan. Namun manusia dalam satu titik perjalanan hidupnya pasti pernah menjual sesuatu. Kita mau masuk kuliah jual harus jual nilai UN kan? Kita mau ngelamar kerja harus jual ijazah kan? Seniman menjual kreativitasnya, politisi menjual ceritanya. Produk yang bisa kita jual tidak selalu harus berbentuk barang atau jasa. Bahkan untuk tweet sehari-hari. Ini beberapa hal yang dapat Anda pelajari dengan mendalami Copywriting:

 

1. Membuat Tulisan Yang scanable bukan hanya readable.

Orang tidak membaca di internet, mereka akan men-scan singkat tulisan Anda untuk mencari apa yang menarik untuk mereka. Jika, dan hanya jika Anda beruntung, mereka akan membaca tulisan Anda.

2. Membuat Headline Yang Menjual.

Di era serba cepat seperti sekarang, headline Anda akan menentukan apakah tulisan Anda akan berhasil atau tidak. Content tanpa headline yang bagus akan sia-sia.

3. Membuat Content Yang Bagus & Sesuai Untuk Web.

Setelah headline? tentulah content-nya harus bagus. Content adalah tulang punggung pemasaran di web 2.0 apapun medianya. Content untuk web tentunya beda dengan content offline.

4.  Bagaimana Pembaca Anda Berfikir.

Anda harus memprediksi bagaimana kondisi pembaca Anda saat mereka membaca artikel Anda. Mereka sedang didepan laptop? menggunakan telepon selular? Bagaimana pola perilaku ini akan mempengaruhi content Anda?

5. Mem-format Content Anda.

Bagaimana penempatan gambar? Kapan harus pakai pagebreak? Haruskah membuat list? Dan kaidah-kaidah lain untuk membentuk format content yang bagus.

6. Membimbing Pembaca Untuk Bertindak.

Setelah membaca tulisan Anda, Anda ingin pembaca Anda melakukan apa? Membeli produk Anda? Mendaftar di website Anda? Menulis untuk Anda? Bagaimana tulisan Anda membimbing mereka?

7. Banyak Lagi..

Copywriting adalah ilmu yang terus berkembang, jadi masih begitu banyak yang dapat Anda pelajari dari sini.

Dengan semakin meningkatnya pengakses internet dari telepon selular mereka, maka internet secara mayoritas akan (untuk sementara) kembali berbasis text. Hal ini ditambah lagi dengan Facebook yang mulai kehilangan penggunanya dan situs microblogging Tumblr yang dengan mengejutkan mengalami lonjakan yang luar biasa.

Anda semakin kehilangan tempat untuk memajang foto, apa lagi video. Maka Anda harus menemukan bagaimana cara mengikat emosi pembaca Anda melalui text, tugas yang sebelumnya sangat terbantu oleh foto dan video.

Let’s Get Started

Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai Copywriting saya menyarankan Anda membaca beberapa buku dan blog berikut ini:

Hypnotic Writing – Joe Vitale

Buku ini, sesuai judulnya, benar-benar menghipnotis. Saya sudah membacanya berkali-kali dan masih sesekali membacanya untuk referensi. Ini merupakan salah satu buku yang tidak perlu review. Seorang Copywriter handal pun masih akan sangat membutuhkan buku ini. Sepertinya masih ada di Gramedia.

Hypnotic writing

 

Web Copy That Sells – Maria Veloso

Ini buku Copywriting pertama yang saya download baca beberapa tahun lalu. Buku ini mudah dibaca, cocok untuk Anda yang akan mulai belajar Copywriting. Sayangnya tidak ada versi bahasa Indonesia. Baca contoh tulisa Maria Veloso di www.webcopythatsells.com

Blog

Ini beberapa blog mengenai Copywriting:

www.copyblogger.com

http://world-copywriting-institute.typepad.com/world_copywriting_blog/

Dan tentunya: Google!

Selamat Mencoba!

“You cannot bore people into buying your product.” 

– David Ogilvy

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar