FikryFatullah.com

Content Marketing - Bagian 1: Perkenalan

Leave a Comment
"Content Is King."
Anda pasti sering mendengar kalimat diatas? Anda tahu bahwa hal itu berlaku juga untuk bisnis Anda sekarang?




Content adalah tulang punggung pemanfaatan social media untuk bisnis. Apapun saluran yang Anda pilih baik itu blog, video, atau microblog, tanpa content yang luar biasa maka tidak ada yang akan perduli dengan yang Anda lakukan.


Mulai dari post ini saya akan mencoba membedah dasar-dasar penggunaan content sebagai senjata pemasaran Anda. namun sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita memahami apa itu content marketing. Menurut Pulizzi dan Barrett  dalam bukunya 'Get Content, Get Customers':


"Content marketing is the art of understanding exactly what your customers need to know and delivering it to them in a relevant and compelling way."
_________________________________



Dari definisi diatas kita dapat mengambil beberapa element dalam content marketing:

1. Understanding
Memahami apa yang pasar Anda inginkan adalah langkah terpenting dan paling repot dalam content marketing. Proses yang tidak akan ada habisnyua. Untuk memahami pasar hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah: MENDENGAR. Manusia diberkahi dua buah telinga untuk satu buah mulut dengan pesan yang sangat jelas didalamnya: Anda harus mendengar dua kali lebih banyak dari Anda berbicara. 

Dunia menyumbang 200 juta tweet satu hari, sudahkah Anda benar-benar mendengar?? Setelah mendengar barulah kita MEMAHAMI pasar yang kita hadapi seperti apa dan bisa memperkirakan content apa yang mereka butuh.

2. What Customers Need To Know
Saat membuka internet apakah pelanggan Anda akan langsung menuliskan brand Anda di Google? Belum tentu! Kebanyakan pengguna mencari solusi dari masalah mereka di dunia maya, lainnya mencari apapun yang sesuai dengan minat mereka. Content Anda harus dapat menjembatani semua kebutuhan pasar dengan tujuan bisnis Anda. 

Pasar saat ini cukup cerdas untuk bisa membedakan mana content yang luar biasa bermanfaat untuk mereka dan mana yang berisi iklan dan promosi hard-selling dari Anda.

3. Deliver It In A Relevant And Compelling Way
Content Anda harus Anda sampaikan dengan strategi dan management yang tepat. Jangan sampai content yang sudah Anda buat dengan susah payah menjadi sia-sia karena tidak ada yang melihat. Saluran apa saja yang Anda gunakan? Apa tujuannya? Seperti apa pasar Anda? Kapan Anda merilis content Anda?

Di era pasar yang semakin egois dan tidak perduli seperti saat ini, content yang terencana dan terdistribusi dengan baik akan memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan.

_________________________________


Untuk memberikan gambaran penggunaan content yang sesuai untuk tujuannya dan saluran yang dapat Anda gunakan, berikut ini ada infographic dari Eloqua (klik pada gambar untuk melihat lebih detail):



Sebagai contoh: Howard Schultz (pendiri Starbucks) adalah salah satu produsen content yang luar biasa. Ia memperkenalkan Starbukcs melalui beberapa buku yang telah Ia tulis. Buku-buku tersebut bukan merupakan katalog berbalut buku yang Ia gunakan untuk jualan franchise-nya, melainkan benar-benar merupakan buku sebenar-benarnya buku yang akan sangat menyenangkan untuk Anda baca walaupun Anda bukan penggemar Starbucks.


Melalui bukunya 'Pour Your Heart Into It' ia bercerita mengenai bagaimana ia membangun Starbucks dan budaya yang Ia terapkan ke perusahaan hingga menjadi sebesar sekarang. Sedangkan buku keduanya 'Onward' Ia bercerita mengenai bagaimana Starbucks bertahan menyelamatkan 'nyawa'-nya sendiri.


Kedua buku tersebut benar-benar menginspirasi dan akan menjadi referensi yang bagus sekali meskipun bisnis Anda tidak ada hubungannya dengan kopi. 

Didunia maya, semua saluran yang mereka gunakan merupakan pabrik content yang terus bekerja memproduksi content yang wah. Setiap hal baru pasti mereka ceritakan dengan baik, website dan blog mereka berisi mulai dari kegiatan komunitas hingga opini mengenai pengaruh kopi ke kebudayaan di America. Twitter mereka manfaatkan sebagai sarana berkomunikasi dengan para penikmat kopi. Facebook mereka gunakan sebagai wadah membangun komunitas dan kompetisi-kompetisi menarik. Walaupun temanya sederhana, mereka selalu membungkusnya dengan wah seperti menu baru mereka berikut ini:



Starbucks terus membri content-content yang berperan vital dalam kehidupan penggemarnya. Hal ini lah yang membuat kepercayaan penggemarnya begitu kuat dan begitu aktif membantu mendistribusikan content Starbucks kemana-mana.


Dalam beberapa minggu kedepan, setiap hari Jum'at kita akan menggali lebih dalam mengenai content marketing dan bagaimana Anda dapat memanfaatkannya ke bisnis Anda. Untuk sementara Anda dapat mendownload eBook: Content Marketing Playbook ini (versi PDF) untuk mengenali 42 macam lebih saluran content marketing berikut dengan sedikit penjelasan mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing saluran.  Atau Anda dapat membacanya langsung disini:

"I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin, but by the content of their character." - Martin Luther King Jr.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar