FikryFatullah.com

Menjaring Komunitas Dengan Ultra-specific Content

Leave a Comment
Beberapa hari yang lalu saya menemukan majalah ini:



Yep, benar. Itu adalah majalah edisi September 2011 mengenai crash test atau ujicoba simulasi mobil saat menghadapi benturan. Klik pada gambar untuk mengunjungi websitenya.

Saya pernah menemukan beberapa majalah yang membahas hal yang spesifik seperti: Mobil remote control, senjata api kepolisian, berburu rusa, beads (manik-manik), topi, pisau dapur, bahkan khusus memancing salmon. Tapi crash test?? Nah lho.. Sebuah majalah bulanan yang hanya membahas simulasi tabrakan mobil. Lebih kagetnya lagi saat saya tahu kalau majalah itu sudah ada dari tahun 2004, berarti sudah beredar hampir 7 tahun!!

Lah, manik-manik juga spesifik Fik. 

Iya.. tapi manik-manik masih terjangkau buat sebagian besar orang dan cukup mudah memulai hobi merangkai manik-manik bahkan jika Anda tidak puya minat merangkai manik-manik sebelumnya. Begitu juga pisau dapur, dan beberapa majalah contoh lain diatas.

Iya.. crash test itu penting, tapi apa bener ada yang begitu perdulinya sampai mau berlangganan majalahnya? Ayo kita coba, video dibawah ini durasinya dibawah 3 menit. Saya bosan setelah menit pertama, Anda?




Karena rasa pensaran yang membabibuta akhirnya saya bajak cari versi download-nya. Isinya: standarisasi crash test, prosedur baru, perbandingan data, dan aaargh sudahlah. Belum lagi iklan yang ada di majalah tersebut, hampir semua saya tidak tahu produknya buat apa. Saya jamin Anda belum pernah lihat iklan yang menjual lampu LED untuk boneka crash test (-_-!).


Jadi sia-sia donk memproduksi content seperti ini?


Tidak! Justru content seperti inilah yang akan sangat efektif untuk pemasaran di social media di masa depan. Seperti kata Chris Anderson bahwa pasar akan bergerak ke arah segmentasi massal atau mass niche. Anda hanya harus menemukan komunitas yang tepat, komunitas yang perduli akan detail-detail kecil dari industri Anda.


Content yang sangat spesifik akan membantu menjaring komunitas Anda. Content seperti ini akan berfungsi layaknya seleksi alam yang akan menyingkirkan pasar yang "tidak kuat"membaca content Anda. Hasilnya, Anda akan mendapatkan pembaca berkwalitas yang kalau Anda beruntung akan membantu menyebarkan content Anda ke komunitasnya.


Saya sendiri memiliki beberapa contoh ultra-specific content di blog ini, seperti disini dan disini. Yang bisa membaca kedua artikel itu adalah seseorang dengan spesifikasi sebagai berikut:
  1. Pemain bass.
  2. Bisa membaca not balok.
  3. Menguasai teknik-tenik advanced di bass.
  4. Memiliki sense of rhythm dan groove yang baik.
  5. Suka dengan lagu yang saya bahas disana.
Jadi siapa yang bisa baca? ya sedikit sekali. Pemain bass jumlahnya memang tidak banyak, belum lagi yang bisa baca not balok dan cukup berpengalaman untuk memainkan teknik-teknik yang sulit di kedua lagu tersebut. Saya tidak harus berhadapan dengan pemain-pemain bass "biasa" yang mempermasalahkan hal-hal tidak penting yang menguras tenaga. 

Resiko kehilangan pembaca memang terbentang di depan mata. Namun seperti kata Seth Godin:
"Being save is risky"
Atau main "aman" itu beresiko. Sesekali kita harus menempuh resiko ini agar aman, agar bisnis kita aman  memasarkan produk apapun dengan jalan yang mungkin hanya kita sendiri yang ada disana. Mungkin awalnya komunitas yang terjaring dari content ini sangat sedikit, namun komunitas kecil inilah yang menghargai setiap value yang Anda tawarkan. Jika, dan hanya jika Anda beruntung pembicaraan dikomunitas kecil ini akan melebar ke orang-orang biasa yang kita sebut: Mass Market.


Saya akan tinggalkan tema absurd kali ini dengan lagu yang absurd dari band yang tak kalah absurd.





"If you are not willing to risk the unusual, you will have to settle for the ordinary." 
Jim Rohn
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar