FikryFatullah.com

Menggunakan Youtube Untuk Customer Service

Leave a Comment




Customer service masa kini harus bisa menjangkau pelanggan bahkan sebelum Anda menerima panggilan telepon dari mereka. Kini kita mengenal customer service yang sudah di automatisasi seperti saat kita menelepon layanan telepon selular. Kenapa tidak membawa konsep automatisasi ini ke tingkatan baru?


Youtube sebagai search engine nomor 2 terbesar di dunia dapat Anda gunakan sebagai alternatif untuk customer service Anda. Selain suara kini Anda dapat menyertakan gambar kedalam customer service Anda. Hal ini tentunya selain memudahkan untuk beberapa produk, juga akan memberi sentuhan emosional karena kini pelanggan Anda dapat melihat sosok customer service yang sedang melayani mereka.


Berikut 6 alternatif bagaimana menggunakan Youtube untuk Customer service Anda:


____________________________
1. Menjeaskan Dasar Penggunaan Produk/ Jasa.


Percayalah tidak akan ada yang akan membaca sampai habis buku manual yang Anda sertakan dalam produk Anda. Kenapa tidak memberitahu mereka secara langsung saja? Anda dapat menggunakan Youtube untuk menjelaskan fungsi dasar produk/ jasa Anda. Bagaimana menghidupkan telepon seluler yang Anda jual? Bagaimana membuka kunci tombolnya? Tidak ada salahnya memberitahu pelanggan Anda.





2. Maintenance.


Mencegah lebih baik daripada memperbaiki. Beritahu pelanggan Anda bagaimana cara merawat produk Anda. Apakah ada perawatan rutin yang harus mereka lakukan? Contohlah video dari Kramer: salah satu produsen pisau kelas boutique ini memperlihatkan bagaimana membuat pisaunya tetap tajam.





3. Mengoptimalkan Produk.


Bagaimana membuat kinerja produk Anda lebih optimal? Apa trik yang dapat pelanggan Anda lakukan untuk membuat produk Anda mencapai performa terbaiknya? Berikut ini Carl Pedigo memperlihatkan bagaimana membuat Bass Lakland menjadi nyaman dimainkan sesuai dengan selera penggunanya.





4. Perbaikan Minor.


Jika Anda menerima banyak keluhan mengenai kerusakan produk Anda di area masalah yang sama, ada baiknya Anda membuat video mengenai bagaimana pelanggan Anda dapat memperbaiki kerusakan minor tersebut sebelum mereka menghubungi Anda. Lihat contoh bagaimana sebuah toko sepeda di Atlanta memberitahu pelanggan mereka memperbaiki ban bocor:





5. Value Added.


Jika ternyata produk Anda dapat menjadi pelengkap untuk produk lain, beritahu pelanggan Anda bagaima mereka dapat melakukannya dengan baik. Ajinomoto melakukannya dengan baik sekali melalui program Dapur Umami Mereka.





6. Bagaimana Memanfaatkan Customer Service


Tidak lengkap jika kita membahas customer service tanpa membahas Zappos. Di video ini Zappos memberi tahu pelanggannya bagaimana mereka bisa mengembalikan barang yang tidak mereka sukai kebali ke Zappos, Gratis! Anda juga dapat menggunakan video untuk memberitahu pelanggan Anda tahapan yang harus mereka lalui dan apa yang harus mereka persiapkan sebelum mereka menghubungi Anda. Hal ini selain memudahkan Anda tentunya membuat pelanggan Anda tidak kecewa karena harus kembali lagi karena ada prosedur yang terlewat.






_____________________________


Kebanyakan solusi dari masalah pelanggan dalam produk dan layanan sekarang bisa selesai dengan mengetik beberapa kata kunci di Google. Hampir pasti sudah ada komunitas kecil yang sudah terlebih dahulu menghadapi masalah tersebut, menyelesaikannya, dan membagi tipsnya di dunia maya.


Namun, Anda sebagai pemilik bisnis juga bertanggung jawab untuk melayani pelanggan Anda setelah transaksi selesai. Siapa tahu customer service Anda nantinya menimbulkan buzz tersendiri seperti Zappos dan membantu pemasaran produk Anda kedepan.


"If you make customers unhappy in the physical world, they might each tell 6 friends. If you make customers unhappy on the Internet, they can each tell 6,000 friends." - Jeff Bezos (Amazon.com)



Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar