FikryFatullah.com

Peraturan Dalam Jualan

Leave a Comment

Beberapa waktu yang lalu saat istri saya melahirkan, saya harus menggunakan jasa kurir di Medan untuk membelikan dan menghantarkan beberapa barang yang saya butuh disaat-saat genting. Saat saya selesai menjelaskan semua kebutuhan saya, mereka tidak lupa menjelaskan bahwa layanan mereka hanya sampai jam 11 malam dan rata-rata waktu penghantaran adalah satu jam.


Setiap kali saya menelepon, mereka terus mengingatkan hal tersebut. Awalnya saya tidak begitu perduli namun aturan yang mereka tetapkan ke pelanggan tersebut tanpa sadar melekat di benak saya. Jadi saat suatu hari mobil saya mogok jam 12 malam, saya tahu saya tidak bisa menghubungi mereka untuk membelikan bensin.

Jika saya tidak tahu aturan mereka, saya pasti sudah menelepon, kaget, tidak terima dan menghabiskan waktu untuk menuntut ini itu kepada mereka.


Saat Anda tidak memiliki peraturan yang jelas, orang lain akan membuatnya sendiri untuk Anda.


Orang lain disini dapat berarti tim Anda, prospek Anda, pasar Anda. Saat mereka memutuskan untuk membuat aturan sendiri untuk Anda atau perusahaan Anda, kemungkinan besar Anda tidak akan menyukainya.


"Loh, tapi pelanggan adalah raja lho Fik!! Masa harus kita kasih aturan ini itu."


Benar. Namun raja di kerajaan yang mana??


Saya pernah salah kostum saat mendatangi sebuah undangan makan malam di salah satu restoran ternama di Medan. Mereka bilang sepatu saya terlalu casual. Akhirnya mereka memisahkan saya dari pelanggan yang bersepatu lebih resmi.


Malam itu saya tetap jadi raja, mereka tetap melayani saya dengan pelayanan yang sangat baik. Namun kerajaan saya berbeda dengan mereka yang bersepatu lebih resmi.


Selesai acara saya tanya kepada panitia yang mengundang saya apakah memang seperti itu peraturan yang mereka buat untuk malam itu. Salah seorang panitia mengatakan bahwa itu adalah memang peraturan dari restoran itu apapun acaranya sembari meminta maaf kepada saya karena lupa mengingatkan.


Sangat penting memiliki peraturan, kebijakan, syarat, apapun namanya, yang detail dan mudah untuk pasar Anda mengerti.


Banyak sekali perusahaan terutama UKM yang tidak memiliki peraturan yang baik ke pasar mereka. Semakin mahal dan semakin sulit pasar Anda, peraturan Anda harus semakin detail, bukan semakin sulit. 


Peraturan Anda harus lebih kepada ekslusifitas bukan birokrasi. Peraturan Anda sebaiknya mensegmentasi pasar bukan menakutinya.


Sampai jam berapa toko Anda buka di akhir pekan? Harus berpakaian seperti apa saya saat datang ke restoran Anda? Dimana orang lain dapat merokok? Berapa jumlah barang yang boleh saya pesan untuk take-away? (Keripik Maicih melakukannya dengan baik sekali) Saat saya bawa anak bayi, apa yang harus saya lakukan?


Pernah lihat salon yang memasang label: "Muslimah Only" di depan pintu mereka?


Peraturan memang dibuat tidak untuk semua orang. Mereka yang perduli kepada peraturan Anda biasanya akan perduli dengan produk atau pelayanan Anda. Mereka yang tidak? Mungkin mereka memang tidak perduli sama sekali dengan Anda. Dan percayalah, sulit sekali menjual kepada orang yang tidak perduli dengan Anda.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar