FikryFatullah.com

Jangan Beriklan! Kenalkan Saja Produk Anda Ke 3 Orang Ini

2 comments
Sejak lama Jacob Nielsen sudah mencoba mengingatkan kita. Ia membuktikan bahwa sebagian besar dari kita mengidap yang ia sebut "banner blindness" melalui penelitiannya, berikut ini sedikit contohnya:



Untuk membaca penelitian lengkapnya silahkan Anda ke link ini.



Daripada sibuk memikirkan bagaimana membuat iklan yang mahal yang kemungkinan besar tidak ada yang perduli, kenalkan saja produk Anda ke 3 golongan orang berikut ini. Jika, dan hanya jika Anda beruntung produk Anda akan menyebar seperti virus dan jadi pembicaraan orang-orang.


Ketiga golongan inilah yang Malcolm Gladwell sebut sebagai: "The Law Of The Few."


Ketiga golongan orang tersebut adalah:


_______________________________


1. Mavens


Maven adalah golongan orang yang "serba tahu." Inilah orang-orang yang ketika bertemu dengan Anda mereka memulai percakapan dengan: 


"Eh, tau ga....."


Mereka adalah orang-orang yang suka menjadi yang pertama tahu dan akan dengan senang hati memberitahu semua informasi ter-update kapada Anda tanpa Anda tanya, baik Anda perduli ataupun tidak. Mereka akan senang dengan hanya melihat ekspresi ketidaktahuan Anda. 


Mereka biasanya tempat bertanya di komunitas Anda. Selalu serba tahu. Saat Anda mau beli gadget baru? Ia akan langsung memberikan saran, ketinggalan trending topic di Twitter? Mereka akan membicarakannya tanpa Anda tanya.




2. Connectors


Golongan kedua ini adalah orang-orang yang terberkati dengan kenalan yang banyak sekali. Mereka biasanya selalu tahu seseorang yang bisa melakukan sesuatu untuk Anda.


Designer? Mereka kenal yang lebih bagus, sewa toko? Mereka kenal siapa yang menyewakan paling murah, Makan di restoran ternama? Mereka biasanya kenal dengan pemiliknya.


Selalu ada saja yang mereka kenal dimanapun. Inilah orang-orang yang mudah sekali bergaul dan selalu ada hampir di setiap acara di daerah Anda. Mereka juga biasanya aktif sekali di berbagai organisasi atau komunitas. Teman-teman mereka di Facebook mungkin sudah full. Followernya di Twitter banyak dan benar-benar organic. 




3. Salesmen


Bukan artinya mereka penjual door to door.


Salesmen disini adalah orang yang bisa dengan mudah "menjual" sebuah ide baru kepada orang lain. Inilah orang-orang dengan kemampuan persuasif diatas rata-rata. Mereka biasanya bisa menimbulkan rasa penasaran kepada orang-orang disekitarnya saat mereka bercerita mengenai sebuah konsep yang mungkin masih asing.


Orang-orang inilah yang akan mengelitik Anda untuk membeli sesuatu sesuai keinginan Anda, bukan kebutuhan. orang-orang ini yang masih bertahan saat yang lain sudah menyerah untuk membujuk Anda melakukan sesuatu yang Anda tidak pernah lakukan sebelumnya.


Orang-orang ini yang akan merubah pola pikir: 


"Ah saya ga butuh Tas Hermes, buat apa? Berlebihan ah! Gaya ga harus mahal"


Menjadi


"Memang kalau mau cantik itu mesti ada pengorbanan, ga rugi kok beli Hermes."


_______________________________




Hadapilah, Anda tidak akan bisa memasarkan produk Anda (apapun itu) ke semua orang. Tidak semua orang butuh, tidak semua orang menginginkannya, dan tentu saja tidak semua orang perduli.


Jadi untuk apa menghabiskan tenaga, waktu dan biaya Anda memasarkan ke semua orang??


Memang benar, apa yang membuat sebuah produk jadi bahan pembicaraan masih banyak menjadi misteri, namun 3 orang ini bisa membantu Anda mengurai misteri itu di produk Anda.


Lihat lagi teman-teman Anda di Facebook, follower Anda di Twitter, atau daftar contact di telepon seluler, temukan dan susunlah nama teman-teman Anda yang masuk ke salah satu dari 3 golongan diatas.



Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

2 komentar:

  1. sepertinya saya masuk kategori salesman. tapi yang benar-benar door2door. hehehe.

    BalasHapus
  2. @Ananta Bangun hahaha yang penting jualan bang :D

    BalasHapus