FikryFatullah.com

Niat Baik

Leave a Comment
Ilustrasi: windycahyarustanti.blogspot.com

"Niat baik" adalah kata kunci dalam berbisnis di era social media. 

Kapan terakhir kali Anda menulis blog mengenai konsumen Anda?

kapan terakhir kali Anda men-tweet untuk sekedar mengatakan "halo" pada konsumen Anda?

Kapan terakhir kali Anda memberi komentar terhadap foto terbaru konsumen Anda?

Kapan terakhir kali Anda menjawab pertanyaan atau memulai percakapan secara tulus, tanpa ada niat untuk jualan?

Kini, dengan biaya untuk terhubung secara langsung ke konsumen Anda mendekati "nol" masihkah Anda enggan untuk melakukannya?

Sayangnya, ya! masih banyak perusahaan yang menyia-nyiakan kesempatan ini. Mereka masih mengirim spam kesana sini, berjualan dengan vulgar, me-mention Anda di Twitter dengan penawaran yang tidak Anda butuh.

Kini para founder, CEO, Direktur, dan para petinggi perusahaan lain bisa secara langsung berinteraksi dengan konsumen mereka. Jawaban sesederhana "trims" kini memiliki arti yang sangat berbeda saat seorang CEO yang mengucapkannya langsung kepada Anda atau me-reply tweet Anda.


Para CEO harus menerima bahwa kini customer service sudah menjadi pusat bisnis mereka.


Yang tadinya tidak masuk akal, sekarang menjadi biasa. Kalau Anda tidak melakukannya, pesaing Anda mungkin sudah.

Di dunia digital, sebuah hadiah berupa balasan tweet, blogpost, foto, ebook gratis, video atau apapun selalu memberikan benefit lebih banyak kepada Anda sendiri daripada biaya (atau waktu) yang Anda keluarkan.


Niat baik tidak ada kaitannya dengan tools yang Anda gunakan di social media, ini soal mindset, Anda mau melewati segala kerepotan untuk berbuat baik dan memperhatikan konsumen Anda lebih dekat?
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar