FikryFatullah.com

Menutup Akun Linkedin

4 comments
Tepat hari ini (6 Juni 2012) saya menutup salah satu akun social media saya: LinkedIn.

penutupan akun linkedin
Bye LinkedIn



Kenapa?



Tidak Pernah Saya Gunakan


Saya tidak pernah benar-benar menggunakan Linkedin. Saya tidak pernah update status, hanya sekali merekomendasikan orang, tidak pernah update profile, dll. Saya suka dengan fitur group yang ada di Linkedin namun content yang serupa dapat dengan mudah saya jumpai dimana saja. 


Penyambung Lidah Twitter


Saya dan kebanyakan koneksi yang terhubung dengan saya di Linked in hanya mem-forward tweet dari Twitter ke status Linkedin. Jadi buat apa browse atau meng-install app-nya?


Memenuhi Inbox


Linked in selalu meng-update apapun yang terjadi diseputar koneksi saya. Hal ini bagus jika Linkedin benar-benar saya gunakan. Saya tidak pernah perduli dengan email yang masuk dari Linkedin, karenanya setiap email jadi sangat mengganggu.


Tanggung Jawab


Saya juga menerima banyak sekali permintaan untuk koneksi yang belum saya terima (maaf.) Jumlahnya hampir 3 kali koneksi saya sekarang (yang cuma 46.) Karenanya, daripada saya menyakiti hati Anda karena tidak kunjung menerima permintaan menjadi koneksi, sebaiknya saya tutup saja.


Focus


Menutup Linkedin juga makin membuat saya focus ke hal yang saya cintai: Blogging. Dengan ini saya juga secara resmi tidak akan menulis tips atau apapun mengenai bagaimana menggunakan Linkedin karena saya memang tidak menggunakannya.


Terjadi Kebocoran


Kebocoran password Linkedin yang terjadi hari ini juga menambah alasan saya harus menutup akun Linkedin saya. Jika Anda masih menggunakan Linkedin ganti password Anda sekarang!

Kebocoran password linkedin
oops!


Bermanfaat?


Linkedin bisa sangat bermanfaat. Dengan hanya 46 koneksi dan keterbatasan waktu mengaksesnya, saya berhasil beberapa kali mendapatkan tawaran pekerjaan baik dari dalam maupun luar negri. Jika Anda memanfaatkannya secara serius Linkedin tentunya bisa sangat bermanfaat untuk Anda.


The Art Of Letting Go


Saya juga sedang belajar bagaimana melepaskan hal-hal tertentu dalam hidup saya agar lebih sederhana. Melepaskan Linkedin adalah bagian dari penyederhanaan itu.


Bagaimana Dengan SEO?


Akun Linkedin biasanya memang selalu muncul di peringkat-peringkat awal mesin pencari manapun saat seseorang menuliskan nama Anda. Saya juga begitu, namun semua pilihan datang dengan konsekwensinya masing-masing.


Kenapa Anda masih pakai Linkedin?
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

4 komentar:

  1. Fokus aja yang bener, Om :D
    Aku juga merasa LinkedIn ini cuma buat nambah-nambahin signature email aja. Jangan salahkan aku, emang aku gak main disitu koq.

    BalasHapus
  2. Ya tergantung orangnya juga sih bang. Tapi kalo gak mau make demi ketidakproduktivitas juga silahkan, gak ada yang ngelarang kok :D

    BalasHapus
  3. @Nich Hahaha, biar rame signaturenya bg, tapi di search engine linkedin sering diatas Facebook waktu orang nulis nama kita.

    BalasHapus
  4. @Ade Naufal Iya, itu makanya tak buang sekalian.

    BalasHapus