FikryFatullah.com

Pulang Kampung

Leave a Comment
Rumah Godang

Lebaran kali ini cukup spesial karena saya bisa merasakan pengalaman pulang kampung yang pertama seumur hidup saya. Walaupun kampungnya meminjam kampung istri, tak apalah.

Perjalanan menuju Kayu Laut (sebuah desa di Sumatera Utara) tidaklah gampang. Untuk mencapai kesana lebih mirip perjuangan daripada perjalanan. Kami harus menempuh perjalanan selama 12 jam yang harus mundur menjadi 19 jam karena banyaknya tantangan selama perjalanan.
Sampai Kota Siantar, perjalanan sebenarnya cukup mulus dan menyenangkan, kami sekeluarga pun singgah untuk makan siang.


Becak khas Siantar

Setelah istirahat, kamipun melanjutkan perjalanan menuju kota Parapat. Yes, kota dimana Danau Toba yang tersohor itu berada. Sayangnya untuk mempersingkat waktu, kami memutuskan untuk tidak singgah di Parapat.

Perjuangan sebenarnya baru kami mulai setelah melewati kota Parapat. Tiba di Laguboti, kami dihadang macet yang berkepanjangan. Ternyata penyebabnya adalah pembangunan jembatan yang belum selesai.


Untitled

Untitled

Untitled


Sebenarnya pemandangan disini cukup indah.

Pemandangan di Laguboti


Kami tiba di Desa Kayu Laut jam 2 malam. Sehingga tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain istirahat. Keesokan paginya kami baru bisa berkeliling. Desa ini terletak tepat di pinggiran jalan raya yang menghubungkan Kota Panyabungan ke Kota Natal. 

Desa Kayu Laut

Desa Kayu Laut

Makan siang kami juga mantap.

Ikan Bakar

Dan ini beberapa view dari sekitar Desa.

Videw belakang rumah.

Dibelakang Rumah

Nemu DIpinggir Jalan

Pemondokan Pesantren Purba


Keesokan harinya, Idul Fitri pun tiba. Kamipun membaur dengan penduduk desa untuk berlebaran. Kebetulan tetangga kami adalah orang yang dihormati di Desa. Mereka menempati rumah kayu tradisional dengan arsitektur yang khas. Penduduk setempat menyebutnya Rumah Godang. Sebuah pengalaman tersendiri memasuki rumah ini.

Dapur Rumah Godang

Ruang Tamu Rumah Godang

Kepala Kerbau


Musholla


Apalah artinya pulang kampung jika tidak mandi disungai?

Sungai di Jembatan Merah

Sungai di Jembatan Merah


..dan makan lemang?

How To Cook Lemang

Lemangnya udah masak


..dan makan lagi? Diperjalanan pulang kami singgah ke rumah makan legendaris dari Jembatan Merah: Rumah Makan Paranginan.

The Menu

..Dan pilihan jatuh kepada..

Untitled

Paranginan

Foto lengkap perjalanan saya ada di Flickr.

Seluruh foto dalam perjalanan ini saya abadikan menggunakan kamera Fujifilm Finepix F660EXR

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar