FikryFatullah.com

Genchi Gembutsu

1 comment
Toyota

Toyota memiliki teknik yang khas dalam memahami konsumen mereka. Teknik tersebut dapat kita ringkas menjadi satu kalimat: "Genchi Gembutsu."

Jika kita artikan secara harfiah, Genchi Gembutsu berarti: "pergi dan lihatlah sendiri."


Toyota percaya satu-satunya cara untuk memahami konsumen Anda adalah dengan cara keluar dari kenyamanan kantor, rumah, pabrik atau apapun tampat bermukim bisnis Anda. Dan benar-benar bertemu (tatap muka) dengan mereka. Ini bukan riset pasar, bukan Focus Group Discussion (FGD) yang dirancang dengan sempurna untuk mengekstrak data. Ini adalah dunia nyata dengan konsumen yang akan benar-benar menggunakan produk Anda untuk menyelesaikan masalahnya dalam kehidupan sehari-hari.


Momen Genchi Gembutsu saya terjadi akhir minggu lalu. Saat itu saya menghadiri acara kopdar Yukbisnis regional Bandung. Sebagai catatan, acara kopdar ini BUKAN merupakan event yang diorganisir oleh Yukbisnis, namun karena keinginan para anggota Yukbisnis untuk berkumpul dan berbagi.

Tidak ada formulir questionaire, tidak ada FGD, tidak ada riset pasar. Hanya saya dan konsumen saya. Itu saja. Obrolan yang terjadi juga mengalir begitu saja (tidak fokus seperti FGD,) kami membahas segala hal, mulai dari makanan yang khas di Oseng Mercon, hingga investasi Umroh.

Disinilah, dari kata-kata tersirat, percakapan kecil, pertanyaan-pertanyaan sederhana, saya mengetahui kekurangan dan kelebihan produk saya. Saat kami berfikir untuk membawa Yukbisnis lebih jauh, menambahkan fitur-fitur canggih, namun ternyata pengguna TIDAK  (atau mungkin belum) membutuhkan fitur-fitur tersebut. Beberapa pengguna masih berjuang untuk memahami alur kerja menggunakan Yukbisnis (yang menurut kami sudah sangat sederhana!!)

Dari sini banyak hal menjadi lebih terang, saya bisa memetakan program pemasaran saya kedepan dengan lebih  jelas dan fokus. Saya tahu di titik mana pasar harus diedukasi. Tidak meraba-raba dan menghabiskan waktu, tenaga, serta ribuan baris kode pemograman sebelum kami tahu bahwa semua itu tidak dibutuhkan oleh mayoritas komunitas Yukbisnis.

Namun apakah artinya kami berhanti berinovasi? Tidak! Keesokan harinya kami bahkan membahas penambahan fitur yang lebih rumit lagi, lebih canggih lagi. Namun kami tahu prioritas mana yang harus kami dahulukan. Langkah demi langkah menjadi jelas. Kami tidak mengantisipasi secara berlebihan yang akibatnya dapat menghilangkan fokus.

Sekarang pergi keluar sana dan lihatlah sendiri..
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

1 komentar: