FikryFatullah.com

4 Trik Psikologi Pasar Dalam Facebook Ads

Leave a Comment


Ada beberapa faktor psikologis yang menurut saya berpengaruh besar dalam iklan Facebook saya selama ini. Awalnya beberapa hanya asumsi dan coba-coba, namun lama-lama saya menemukan pola dan akhirnya pola-pola ini terbukti juga dalam kajian yang dilakukan oleh orang lain.

Beberapa pola yang saya temukan adalah:

1. Gunakan Warna Merah

Sebenernya ini saya menemukannya secara kebetulan, karena YukBisnis memiliki elemen warna merah. Jadi saya banyak sekali menggunakan elemen warna merah, putih, dan abu-abu. Namun dalam iklan-iklan yang tidak berwarna merah, performanya malah menurun.

Jadi saran saya gunakan warna merah atau paling tidak ada warna merahnya. Dulu guru saya mas Wientor juga selalu menyarankan sama saya untuk menggunakan warna yang berlawanan dengan warna Facebook.

2. Sentuh Sisi Emosional

Untuk orang yang sama sekali belum mengenal bisnis Anda, ada baiknya Anda menggunakan iklan yang menyentuh sisi emosional. Seperti iklan motivasi, story-telling, dll.

Untuk yang sudah mengenal bisnis Anda, iklan yang berhasil bisa banyak hal, namun emosi tetap berperan penting.

Jadi kalau Anda jualan obat jerawat misalnya, daripada membahas: jerawat hilang dalam 3 hari, coba dari sisi emosi seperti: pernikahan artis XYZ terancam bubar karena sang suami selingkuh dengan wanita yang tidak berjerawat (ini contoh ya.. contoh...).

3. Buat Orang Tidak Yakin

Ini sedikit jahat buat saya, namun sejauh ini selalu berhasil. Semoga Allah mengampuni dosa saya. Jadi iklan yang berhasil salah satunya adalah yang membuat orang tidak yakin dengan kondisinya saat ini. Contoh headlinenya:

Jangan-jangan uang Anda hilang tanpa Anda ketahui.

Atau contoh lain:

Suamimu setia? Sini kenalin sama aku (diikuti dengan gambar Raisa dibawahnya).

Buat orang tidak nyaman dengan kondisinya saat ini, utarakan masalah yang solusinya bisa di selesaikan oleh produk Anda.


4. Faktor Kelangkaan

Seseorang akan lebih menginginkan sesuatu yang sulit atau tidak bisa Ia miliki, ini terpatri didalam hati hampir semua orang.

Karenanya dari pengalaman saya, produk yang diiklankan tanpa faktor kelangkaan, pertumbuhan penjualannya tidak cepat.

Kelangkaan bisa dari faktor jumlah (kuantitas), contoh: terbatas untuk 50 orang pertama!

Atau bisa dari sisi waktu, contoh: hanya sampai besok saja.


_______

Catatan, selalu ujicoba semua yang Anda baca diatas ke iklan Anda sendiri, sesuatu yang berhasil untuk sebuah iklan belum tentu berhasil untuk iklan lain.

Saya menulis ini setelah membaca artikel disini >> http://snip.ly/bUYA

Yuk ngobrol dengan saya di Twitter.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar