FikryFatullah.com

Kebanyakan Orang Tidak Akan Melakukannya

Leave a Comment


Belakangan aplikasi yang sering saya buka di HP saya mungkin adalah Medium. Jika Anda tidak familiar, Medium dibuat oleh orang yang sama dengan salah satu pendiri Twitter: Ev Williams.

Bukan hanya aplikasi ini sangat nyaman digunakan dan saya jatuh cinta dengan user interface-nya, namun juga isinya yang super berbobot.

Entah bagaimana Ev melakukannya, pengguna Medium ini sepertinya terpacu untuk menuangkan ide-ide terbaik mereka, kadang tulisannya panjang-panjang banget hingga bisa jadi satu bab didalam buku.

Kebanyakan isinya adalah opini atau pengalaman penulisnya. Beberapa tulisannya teknis sekali, terkadang berisi teori-teori random dari sebuah film, namun apapun wujudnya, selalu menyenangkan saat berada didalam Medium.

Namun yang ingin saya bahas disini bukan mengenai Medium-nya, namun salah satu tulisan didalamnya. Penulis artikelnya adalah Bryce Roberts, awalnya Ia mengutip hasil wawancara salah seorang desainer UI ternama: Ellen Luna.

Hasil wawancara sederhana ini ternyata menyimpan pelajaran berharga.

Ini dia…

Catatan: Disini saya akan menulis versi terjemahan Tarzan-nya, beberapa bagian juga saya buang karena mengandung Khamr (minumakn keras) namun dibawah Anda akan menemukan link ke tulisan aslinya di Medium.



Dari Interview Ellen Luna:

Saya selalu menggunakan Uber (aplikasi) di San Fransisco, walaupun saya membenci desainnya. Lalu kemudian saya pergi ke Penganugerahan Piala Crunchies dan dalam acara selesai penganugerahan saya melihat CEO Uber, Travis Kalanick. Saya lalu mendatanginya dan berkata, “Saya menggunakan Uber setiap hari dan sangat membenci aplikasinya. Menurut saya kamu harus membawa saya kesana untuk memperbaikinya.” Ia (Travis) lalu menjawab, “Oh, ya? Apa tiga hal yang akan kamu perbaiki disana?” Saya menjawab, “Saya akan mengubah logonya, mengubah seluruh aplikasinya, dan mengubah sistem rating-nya.” Lalu kemudian Ia menjawab. “Datang ke kantor Uber jam 9 pagi hari senin.” Saya mengatakan saya tidak bisa mengerjakannya sendirian dan Ia mengatakan ia akan mengumpulkan tim untuk saya.

Saya pikir penawarannya palsu, tapi saya pergi juga ke kantor Uber hari senin jam 9 pagi, tertawa sendiri, dan Travis membawa saya ke ruangan desain dengan dua orang desainer–mereka dari luar perusahaan Uber dan Ia mendatangkan mereka dari New York! Kami lalu mengerjakan aplikasi Uber dan mendesain ulang dalam waktu tiga minggu. Bahkan, salah seorang desainer yang Ia datangkan dari New York, Shalim Amin, akhirnya bekerja penuh waktu di Uber. Aplikasi ini cantik sekali dan kemarin malam memenangkan penghargaan: Fast Company 2013 Innovation By Design untuk kategori transportasi, mengalahkan robot penjelajah planet Mars dan Tesla.




Kebanyakan orang ingin untuk menjadi bugar, kebanyakan orang tidak.

Kebanyakan orang ingin membangun bisnis yang sukses, kebanyakan orang tidak akan mencapainya.

Kebanyakan orang ingin menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, kebanyakan orang tidak.

Kebanyakan orang memiliki mimpi untuk dipenuhi, kebanyakan orang tidak akan memenuhinya.

Semua orang ingin berhenti dari sesuatu, membangun sesuatu, menjadi sesuatu, melakukan sesuatu. Kebanyakan orang tidak akan mendapatkannya.

Berapa banyak hal yang kita inginkan? Berapa banyak kesempatan yang kita dambakan? Berapa banyak hal yang rusak (gagal) yang ingin kita perbaiki?

Dan berapa banyak dari hal-hal diatas yang kita susutkan (sesuaikan/ turunkan). Kita sembunyikan. Atau, undurkan dengan berbagai alasan.

Kita tidak sendirian.

Kebanyakan orang juga tidak akan.

Namun terkadang ada seseorang yang menempatkan dirinya diluar sana. Membuat lompatan. Menghadapi penolakan atau kegagalan atau yang lebih parah lagi. Dan muncul di sisi lainnya. Lebih baik. Berubah. Lebih Berani.

Kebanyakan orang tidak akan melakukannya. Yang berarti orang-orang yang akhirnya melakukannya yang akan mengubah segalanya.



Baca cerita diatas beberapa kali.

Anda akan melakukan apa yang Ellen lakukan ke Travis?

Mungkin tidak.

Kebanyakan orang juga tidak akan. Teman Anda banyak.

Hal ini terjadi dimana-mana, saya beberapa kali menemui orang yang untuk bermimpi saja Ia takut. Menuliskan target saja hatinya berat. Karenanya lalu memilih untuk tidak punya mimpi yang besar, agar bisa seperti kebanyakan orang.

Akhirnya mengubur niatnya untuk berbisnis

Kemungkinan besar, Kita akan membuat kesalahan, ditolak, dan gagal. Apapun yang kita lakukan.

Namun sedikit sekali yang akhirnya berani dan melangkah walaupun dia tahu jalan didepannya menakutkan.



Tulisan asli:





Yuk ngobrol dengan saya di Twitter.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar